Bimbingan Teknis Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang Yang Berasal Dari Narkotika

Selasa 24 Oktober 2017, Bidang Pemberantasan BNNP DKI Jakarta bersama Seksi Pemberantasan BNNK wilayah DKI Jakarta mengikuti Bimbingan Teknis TPPU, bertempat di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Yogyakarta. Bimtek ini mengambil tema Tindak Pidana Pencucian Uang Yang Berasal Dari Narkoba. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari (24 s.d 25 Oktober 2017). Dihadiri oleh Kabid Pemberantasan BNNP DKI Jakarta, Kasi Intelijen BNNP DKI Jakarta serta para Penyidik di BNNP DKI Jakarta.

Pemeriksaan Urine Bagi Karyawan PT CS2 Pola Sehat (Orang Tua Group)

Selasa 24 Oktober 2017, BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Tes Urine bagi para pegawai PT. CS2 Pola Sehat (Orang Tua Group) yang beralamat di Jl. Yos Sudarso No. 153, Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten.

Pemeriksaan Urine Bagi Pegawai PT. KAI DAOP I Jakarta

Rabu 25 Oktober 2017 BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan kegiatan pemeriksaan urine bagi para pegawai PT. KAI DAOP I Jakarta. Kegiatan pemeriksaan urine tersebut diikuti 400 orang pegawai dan dihadiri oleh Eksekutif Vice President PT KAI (Persero), Eko Widodo.

Pemeriksaan Urine di Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan.

Senin 23 Oktober 2017 BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan kegiatan pemeriksaan urine bertempat di Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Kegiatan pemeriksaan urine tersebut diikuti 349 orang pegawai.

Pemeriksaan Urine di SMA Negeri 10 Jakarta

Senin 23 Oktober 2017 BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan kegiatan pemeriksaan urine bertempat di SMA Negeri 10 Jakarta. Kegiatan pemeriksaan urine tersebut diikuti 500 orang siswa - siswi.

Asesmen Terpadu Terhadap Tersangka Penyalahguna Narkotika

Senin 23 Oktober 2017 Bidang Rehabilitasi BNNP DKI Jakarta melaksanakan Asesmen Terpadu terhadap Tersangka Penyalahguna Narkotika. Tersangka dari Polres Metro Jakarta Barat (2 orang) dan tahanan BNNP DKI Jakarta. Asesmen dilakukan oleh Tim Medis dan Hukum (Tim Asesmen Terpadu) BNNP DKI Jakarta, di Klinik Pratama BNNP DKI Jakarta.

Friday, November 17, 2017

Sosialisasi P4GN Di SD N Kenari 05 Jakarta

BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pencegahan mengadakan kegiatan Sosialisasi P4GN di SD N Kenari 05 Jakarta pada Hari Jumat, 17 November 2017. Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Sekolah SD N Kenari 05. Peserta dalam kegiatan ini adalah orang tua murid dari siswa-siswi SD N Kenari 05 sejumlah 80 orang. Di dalam arahannya, beliau menyampaikan kepada para orang tua murid, bahwa para pelajar khususnya di SD N Kenari 05 merupakan generasi emas yang merupakan penerus bangsa. Tapi tak jarang ada banyak sekali ancaman – ancaman yang membahayakan serta merusak moral dari generasi suatu bangsa seperti: pergaulan bebas, narkoba, pornografi. Tentunya hal ini akan berakhir pada hancurnya atau rusaknya moral dari suatu negara. Apa yang akan terjadi bangsa ini di masa yang akan datang  jika para generasi mudanya tidak peduli atau cenderung bersikap apatis serta terjebak dalam kehancuran moral. Maka dari itu melalui sosialisasi P4GN ini, Pihaknya berharap agar peserta didiknya dapat mengetahui bahaya narkoba sekaligus bisa menghindari dari penyalahgunaan narkoba. Beliau juga berpesan agar selama kegiatan sosiolasi ini, para peserta untuk serius memperhatikan materi yang disampaikan dari BNNP DKI Jakarta.

Sementara itu, Kabid P2M BNNP DKi Jakarta, Khrisna Anggara selaku narasumber dalam paparannya menyampaikan kepada peserta untuk mencegah dan menghindari penyalahgunaan narkoba. Walaupun menurutnya, narkoba pada dasarnya adalah diperbolehkan jika dipergunakan untuk pengobatan dan dengan pengawasan dokter. Dalam kesempatan ini, Khrisna menjelaskan tentang kondisi Indonesia yang sedang mengalami darurat narkoba dengan sudut pandang orang tua. 

Selama kegiatan ini, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan seputar bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada Narasumber. Diharapkan melalui sosialisasi ini, para orang tua murid dapat memacu sikap dan perilaku hidup sehat dan menolak narkoba serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Serta dapat lebih mengawasi jajanan yang dikonsumsi oleh para anak-anaknya.




Share:

Sosialisasi Pencegahan Dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Di SMA N 63 Jakarta

BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pencegahan mengadakan kegiatan Sosialisasi P4GN di SMA Negeri 63 jakarta pada Hari Kamis, 16 November 2017. Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA N 63, Siti Runiah. Peserta dalam kegiatan ini adalah perwakilan pelajar dari seluruh kelas, dengan total peserta 80 orang. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa para pelajar khususnya di SMA N 63 Jakarta merupakan generasi emas yang merupakan penerus bangsa. Tapi tak jarang ada banyak sekali ancaman – ancaman yang membahayakan serta merusak moral dari generasi suatu bangsa seperti: pergaulan bebas, narkoba, pornografi. Tentunya hal ini akan berakhir pada hancurnya atau rusaknya moral dari suatu negara. Apa yang akan terjadi bangsa ini di masa yang akan datang  jika para generasi mudanya tidak peduli atau cenderung bersikap apatis serta terjebak dalam kehancuran moral. Maka dari itu melalui sosialisasi P4GN ini, Pihaknya berharap agar peserta didiknya dapat mengetahui bahaya narkoba sekaligus bisa menghindari dari penyalahgunaan narkoba. Beliau juga berpesan agar selama kegiatan sosilasi ini, para peserta untuk serius memperhatikan materi yang disampaikan dari BNNP DKI Jakarta.

Sementara itu, Kasi P2M BNNK Jakarta Selatan, Sukamto Widodo selaku narasumber dalam paparannya menyampaikan kepada pelajar untuk mencegah dan menghindari penyalahgunaan narkoba. Walaupun menurutnya, narkoba pada dasarnya adalah diperbolehkan jika dipergunakan untuk pengobatan dan dengan pengawasan dokter. Dalam kesempatan ini, Sukamto menjelaskan tentang kondisi Indonesia yang sedang mengalami darurat narkoba dengan sudut pandang pelajar. Sukamto juga membahas sekilas tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja terutama di SMA yakni tawuran, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan obat-obatan. 

Selama kegiatan ini, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan seputar bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada Narasumber. Bahkan dari para guru memberikan testimony berkenaan ada keterkaitan kenakalan pelajar SMA yang disebabkan karena penyalahgunaanobat-obatan yang digunakan sebelum melakukan tawuran, dengan alasan untuk menghilangkan rasa takut..Diharapkan melalui sosialisasi ini, para pelajar dapat memacu sikap dan perilaku hidup sehat dan menolak narkoba serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.






Share:

Sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Di SMK N 53 Jakarta

BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pencegahan mengadakan kegiatan Sosialisasi P4GN di SMK Negeri 53 jakarta pada Hari Kamis, 16 November 2017. Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Sekolah SMKN 53, Widodo, S.Pd. Peserta dalam kegiatan ini adalah perwakilan pelajar dari seluruh kelas, dengan total peserta 80 orang. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa para pelajar khususnya di SMKN 53 Jakarta merupakan generasi emas yang merupakan penerus bangsa. Tapi tak jarang ada banyak sekali ancaman – ancaman yang membahayakan serta merusak moral dari generasi suatu bangsa seperti: pergaulan bebas, narkoba,

pornografi. Tentunya hal ini akan berakhir pada hancurnya atau rusaknya moral dari suatu negara. Apa yang akan terjadi bangsa ini di masa yang akan datang  jika para generasi mudanya tidak peduli atau cenderung bersikap apatis serta terjebak dalam kehancuran moral. Maka dari itu melalui sosialisasi P4GN ini, Pihaknya berharap agar peserta didiknya dapat mengetahui bahaya narkoba sekaligus bisa menghindari dari penyalahgunaan narkoba. Beliau juga berpesan agar selama kegiatan sosilasi ini, para peserta untuk serius memperhatikan materi yang disampaikan dari BNNP DKI Jakarta.

Sementara itu, mewakili Kepala BNNP DKI Jakarta, Kepala Seksi Pencegahan BNNP DKI Jakarta, Sayyid Aranjaya dalam pembukaannya menyampaikan kepada pelajar untuk mencegah dan menghindari penyalahgunaan narkoba. Walaupun menurutnya, narkoba pada dasarnya adalah diperbolehkan jika dipergunakan untuk pengobatan dan dengan pengawasan dokter. Adapun tema materi yang disampaikan dalam sosialisasi ini adalah Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda dan Pencegahannya, dengan narasumber Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Sie Pencegahan BNNP DKI Jakarta, Afib Rizal. Dalam kesempatan ini, Afib menjelaskan tentang kondisi Indonesia yang sedang mengalami darurat narkoba dengan sudut pandang pelajar. Afib juga membahas sekilas tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja terutama di SMK yakni tawuran, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan obat-obatan. 

Selama kegiatan ini, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan seputar bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada Narasumber. Bahkan dari para guru memberikan testimony berkenaan ada keterkaitan kenakalan pelajar SMK yang disebabkan karena penyalahgunaanobat-obatan yang digunakan sebelum melakukan tawuran, dengan alasan untuk menghilangkan rasa takut..Diharapkan melalui sosialisasi ini, para pelajar dapat memacu sikap dan perilaku hidup sehat dan menolak narkoba serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.






Share:

Sunday, November 12, 2017

Sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Di SMP, SMA, dan SMK Josua




Sabtu, 11 November 2017, BNNP DKI Jakarta melaksanakan sosialisasi bahaya Narkoba di SMP, SMA dan SMK Josua Jakarta Barat. Kegiatan sosialisasi ini diberikan kepada siswa siswi dari kelas VII yang berjumla kurang lebih 90 siswa. Ketua Yayasan Josua Bapak Henry membuka Kegiatan ini dan berpesan kepada siswa agar dapat menyimak dan memahami materi yang akan disampaikan oleh narasumber.

Kepala Bagian Umum Bapak Joko Purnomo memberikan sambutan dan berpesan kepada para siswa agar berhati-hati terhadap lingkungan dikarenakan daerah sekitar sekolah merupaka daerah yang rawan akan penyalahgunaan Narkoba. Penyuluh Narkoba Ahli Pertama, Linda Susanti hadir sebagai narasumber memberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar. Materi yg disampaikan seputar jenis Narkoba, efek yg dihasilkan baik bagi tubuh maupun dampak terhadap lingkungan serta memberikan tips2 untuk pelajar dapat menghindari atau menolak Narkoba. Para siswa sangat antusias dalam kegiatan ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan, pertanyaan seputar obat2an yg mereka tanyakan seperti tramadol, heximer dan dextro paling banyak ditanyakan oleh para peserta. Dikarenakan lingkungan tempat tinggal mereka sangat rentan thd obat2an tersebut. Juga dilingkungan tempat tinggal mereka rawan terhadap penyebaran penyalahgunaan Narkoba. Oleh karenanya narasumber memberikan tips kepada mereka untuk dapat mempunyai sikap untuk menolak Narkoba serta memberika informasi yg sebenarnya kepada peserta sehingga mereka tidak mendapatkan informasi yang keliru terhadap Narkoba dan dari orang yang ingin menjerumuskan kedalam penyalahgunaan Narkoba yaitu para Bandar yang menggunakan pelajar sebagai target dari peredaran Narkoba.

Kerentanan para pelajardalam keterlibatan penyalahgunaan Narkoba saat ini harus menjadi waspada bagi kita semua, oleh karena itu harus diberikan informasi yang benar terkait permasalahan Narkoba ini. Hal ini selain untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan juga sebagai awareness bahwa Narkoba merupakan musuh kita bersama terutama pada generasi muda. Dalam kegiatan ini diharapkan para peserta kegiatan dapat mengkampanyekan hidup sehat tanpa Narkoba baik di dalam keluarga, dilingkungan tempat tinggal dan dilingkungan Sekolah. #STOP Narkoba
Share:

Thursday, November 9, 2017

Pemeriksaan Urin Bagi Pelajar SMP Negeri 31 Jakarta Selatan


Kamis (9/11) BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin di SMP Negeri 31 Jakarta Selatan, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Rehabilitasi BNNP DKI Jakarta, dr. Wahyu Wulandari, M.Si. Total peserta yang mengikuti pemeriksaan urin sebanyak 231 orang.
 
Pelaksanaan pemeriksaan tes urine ini merupakan implementasi pemberian dana hibah dari BAKESBANGPOL Pemprov DKI Jakarta T.A. 2017. Rencananya pelaksanaan pemeriksaan tes urin ini akan dilaksanakan kepada 120 lokasi yang terdiri dari SKPD Pemprov DKI Jakarta, Kecamatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan beberapa sekolah di wilayah DKI Jakarta. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen Gubernur DKI Jakarta dan BNNP DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan SKPD, lingkungan pendidikan di wilayah DKI Jakarta bersih dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Share:

Pemeriksaan Urin Bagi Pelajar SMK Negeri 4 Jakarta Utara

Kamis (9/11) BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin di SMK Negeri 4 Jakarta Utara, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Penyuluh Sie Dayamas BNNP DKI Jakarta, Engkos Kosidin, S.Sos. Total peserta yang mengikuti pemeriksaan medis sebanyak 519 orang. 196 orang diantaranya diambil sample urin.
 
Pelaksanaan pemeriksaan tes urine ini merupakan implementasi pemberian dana hibah dari BAKESBANGPOL Pemprov DKI Jakarta T.A. 2017. Rencananya pelaksanaan pemeriksaan tes urin ini akan dilaksanakan kepada 120 lokasi yang terdiri dari SKPD Pemprov DKI Jakarta, Kecamatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan beberapa sekolah di wilayah DKI Jakarta. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen Gubernur DKI Jakarta dan BNNP DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan SKPD, lingkungan pendidikan di wilayah DKI Jakarta bersih dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Share:

Wednesday, November 8, 2017

Sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di SMP Ma'arif Jakarta Barat

Rabu 8 November 2017, BNNP DKI Jakarta melaksanakan sosialisasi bahaya Narkoba di SMP Ma'arif Jakarta Barat. Kegiatan sosialisasi ini diberikan kepada siswa siswi dari kelas VII s.d kelas IX yang berjumlah kurang lebih 80 siswa. Kepala Sekolah SMP Ma'arif Ibu Tita Mulyawati, S.Pd membuka Kegiatan ini dan berpesan kepada siswa agar dapat menyimak dan memahami materi yang akan disampaikan oleh narasumber. Penyuluh Narkoba Ahli Muda, Untung Subagio hadir sebagai narasumber memberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar. Materi yang disampaikan seputar jenis Narkoba, efek yang dihasilkan baik bagi tubuh maupun dampak terhadap lingkungan serta memberikan tips-tips untuk pelajar dapat menghindari atau menolak Narkoba. 

Para siswa sangat antusias dalam kegiatan ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diberikan, pertanyaan seputar obat-obatan yang mereka tanyakan seperti tramadol, heximer dan dextro paling banyak ditanyakan oleh para peserta. Dikarenakan lingkungan tempat tinggal mereka sangat rentan thd obat-obatan tersebut. Juga dilingkungan tempat tinggal mereka rawan terhadap penyebaran penyalahgunaan Narkoba. Oleh karenanya narasumber memberikan tips kepada mereka untuk dapat mempunyai sikap untuk menolak Narkoba serta memberika informasi yg sebenarnya kepada peserta sehingga mereka tidak mendapatkan informasi yang keliru terhadap Narkoba dan dari orang yang ingin menjerumuskan kedalam penyalahgunaan Narkoba yaitu para Bandar yang menggunakan pelajar/mahasiswa sebagai target dari peredaran Narkoba. 

 
Kerentanan para pelajar/mahasiswa dalam keterlibatan penyalahgunaan Narkoba saat ini harus menjadi waspada bagi kita semua, oleh karena itu harus diberikan informasi yang benar terkait permasalahan Narkoba ini. Hal ini selain untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan juga sebagai awareness bahwa Narkoba merupakan musuh kita bersama terutama pada generasi muda. Dalam kegiatan ini diharapkan para peserta kegiatan dapat mengkampanyekan hidup sehat tanpa Narkoba baik di dalam keluarga, dilingkungan tempat tinggal dan dilingkungan Sekolah maupun di lingkungan Kampus. #STOPNarkoba





Share:

Pemeriksaan Urin di SMA Negeri 103 Jakarta Timur


Rabu (8/11) BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin di SMA Negeri 103 Jakarta Timur, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Umum BNNP DKI Jakarta, Joko Purnomo, S.Kom, M.M, M.Si. Total peserta yang mengikuti pemeriksaan medis sebanyak 402 orang. 244 orang diantaranya diambil sample urin.
 
Pelaksanaan pemeriksaan tes urine ini merupakan implementasi pemberian dana hibah dari BAKESBANGPOL Pemprov DKI Jakarta T.A. 2017. Rencananya pelaksanaan pemeriksaan tes urin ini akan dilaksanakan kepada 120 lokasi yang terdiri dari SKPD Pemprov DKI Jakarta, Kecamatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan beberapa sekolah di wilayah DKI Jakarta. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen Gubernur DKI Jakarta dan BNNP DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan SKPD, lingkungan pendidikan di wilayah DKI Jakarta bersih dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Share:

Pemeriksaan Urin di Bakesbangpol Pemprov DKI Jakarta


Rabu (8/11) BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin di Bakesbangpol Pemprov DKI Jakarta, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid P2M BNNP DKI Jakarta, Khrisna Anggara, SH, M.Si. Total peserta yang mengikuti pemeriksaan urin sebanyak 118 orang.
 
Pelaksanaan pemeriksaan tes urine ini merupakan implementasi pemberian dana hibah dari BAKESBANGPOL Pemprov DKI Jakarta T.A. 2017. Rencananya pelaksanaan pemeriksaan tes urin ini akan dilaksanakan kepada 120 lokasi yang terdiri dari SKPD Pemprov DKI Jakarta, Kecamatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan beberapa sekolah di wilayah DKI Jakarta. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen Gubernur DKI Jakarta dan BNNP DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan SKPD, lingkungan pendidikan di wilayah DKI Jakarta bersih dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Share:

Pemeriksaan Urin di SMA Suluh Jakarta Selatan


Rabu (8/11) BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin di SMA Suluh Jakarta Selatan, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Penyuluh Sie Dayamas BNNP DKI Jakarta, Engkos Kosidin, S.Sos. Total peserta yang mengikuti pemeriksaan medis sebanyak 503 orang. 174 orang diantaranya diambil sample urin.
 
Pelaksanaan pemeriksaan tes urine ini merupakan implementasi pemberian dana hibah dari BAKESBANGPOL Pemprov DKI Jakarta T.A. 2017. Rencananya pelaksanaan pemeriksaan tes urin ini akan dilaksanakan kepada 120 lokasi yang terdiri dari SKPD Pemprov DKI Jakarta, Kecamatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan beberapa sekolah di wilayah DKI Jakarta. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen Gubernur DKI Jakarta dan BNNP DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan SKPD, lingkungan pendidikan di wilayah DKI Jakarta bersih dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Share:

Translate

Featured Post

Pemeriksaan Urine di SMAN 70 Jakarta

Senin (16/10) BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Tes Urine di beberapa lokasi. Kegia...

Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Contact Form

Name

Email *

Message *

Total Pengunjung