Tuesday, August 9, 2016

BNN Kota Jakarta Selatan Adakan Kegiatan Training of Trainer (TOT) Kepada Kelompok Masyarakat



Dalam dua tahun terakhir DKI Jakarta menduduki peringkat pertama dengan prevalensi penyalahgunaan narkoba sebanyak 5,08 % dan pada perkembangannya Jakarta Selatan menjadi salah satu wilayah yang terkena dampaknya. Perang terhadap narkoba terus digalakkan oleh BNN Kota Jakarta Selatan bersama dengan masyarakat dan stake holder setempat. Melalui seksi Pencegahan & Pemberdayaan Masyarakat, BNN Kota Jakarta Selatan mengadakan kegiatan Training of Trainer (TOT) bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap (P4GN) di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini diadakan selama 2 (dua) hari berturut-turut bertempat di Hotel Cosmo Amaroossa Jakarta Selatan (9-10/08/2016). Peserta yang hadir berasal dari PKK tingkat kota dan tingkat kecamatan se-Jakarta Selatan, Forum Lintas Ormas (FLO) kota Jakarta Selatan dan Sanggar Manggar Kelape Kemang. 
Kegiatan Training of Trainer (TOT) dilaksanakan oleh BNN Kota Jakarta Selatan dalam rangka peningkatan SDM melalui komunikasi, informasi dan edukasi di bidang P4GN. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mewujudkan peran serta masyarakat yang secara mandiri, sukarela dan berkelanjutan dengan mensosialisasikan program pembangunan berwawasan anti narkoba (bang wawan) di lingkungan sekitarnya. PKK, FLO dan Sanggar Manggar Kelape adalah organisasi masyarakat yang dapat menjadi penggiat anti narkoba yang akan membantu masyarakat secara langsung dalam menangani permasalahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan.
Kepala BNN Kota Jakarta Selatan dr. Amrita Devi, Sp.KJ,M.Si. menghimbau para peserta TOT untuk terus berkomitmen memerangi narkoba  secara holistik dan integratif. “Para penggiat  anti narkoba berasal dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat”, imbuhnya. Pada kegiatan TOT ini peserta juga membuat action plan sebagai wujud nyata yang nantinya dapat di realisasikan di masyarakat. Rencana aksi nantinya akan di monitoring dan di evaluasi pelaksanaannya oleh BNN Kota Jakarta Selatan untuk mengukur sejauh mana implementasinya dan hambatan apa saja yang terjadi dalam pelaksanaannya. “Diharapkan para penggiat anti narkoba dapat menjadi garda terdepan untuk membantu masyarakat dalam menangani masalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba”, tutup Amrita. (ans)



Share:

0 komentar:

Post a Comment

Translate

Featured Post

HUT RI Ke 72 Tahun

Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Contact Form

Name

Email *

Message *

Total Pengunjung