Wednesday, August 31, 2016

Rapat Kerja Pemetaan Wilayah Rawan Narkoba di Jakarta Selatan








Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Selatan bersama kantor Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan rapat kerja (raker) pemetaan dalam rangka pemberdayaan lingkungan masyarakat anti narkoba. Kegiatan rapat kerja bertempat di Aula Kantor Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan pada hari Rabu (31/08/2016). Peserta yang hadir berasal dari Polsek Kebayoran Baru, Staf Kelurahan Pulo dan Forum Kewasdaan Dini Masyarakat (FKDM)  di wilayah kecamatan dan tingkat kota Jakarta Selatan. Kepala BNN Kota Jakarta Selatan dr. Amrita Devi, Sp.KJ,M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk saling share informasi dan data tentang permasalahan narkoba di setiap kecamatan.
Para peserta diundang dalam rapat kerja (raker) untuk membahas pemetaan daerah rawan narkoba di lingkungan masing-masing. Perwakilan FKDM di setiap wilayah Kecamatan ini juga memberi keterangan tentang titik-titik mana saja yang tergolong rawan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Masing-masing kecamatan punya kantong-kantong kerawanan narkoba dan permasalahan sendiri dalam mengungkap bahaya narkoba yang terjadi di masyarakat. Setelah kegiatan raker ini dilaksanakan, FKDM menjadi mitra BNN dalam mengawasi tindak penyalahgunaan narkoba di masyarakat. Informasi yang di miliki oleh FKDM dapat diteruskan kepada BNN Kota Jakarta Selatan untuk selanjutnya dapat segera diproses dan ditindaklanjuti. 
Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini Indra Yuswar selaku perwakilan dari Kepala Kantor Kesbangpol Kota Jakarta Selatan, beliau memaparkan permasalahan narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Banyak dari penyalahguna narkoba di wilayah Jakarta Selatan adalah hanya sebagai pemakai, bukan sebagai bandar dan mereka mendapat suplay barang haram tersebut dari wilayah di luar Jakarta Selatan. Data penyalahguna yang di dapat oleh pemerintah kota Jakarta Selatan belum maksimal dikarenakan bahaya narkoba merupakan fenomena gunung es. Dimana penyalahguna narkoba banyak yang belum teridentifikasi dan melaporkan diri ke IPWL, sehingga FKDM yang diturunkan ke masyarakat diharapkan dapat menjadi garda awal dalam pencegahan bahaya narkoba. (ans)




Share:

0 komentar:

Post a Comment

Translate

Featured Post

Pemeriksaan Urine di SMAN 70 Jakarta

Senin (16/10) BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Tes Urine di beberapa lokasi. Kegia...

Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Contact Form

Name

Email *

Message *

Total Pengunjung