Monday, October 24, 2016

Sinergi BNN Kota Jakarta Selatan Dalam Menangani Penyalahguna Narkoba

Jakarta - Sinergitas diperlukan dalam upaya pencegahan narkoba disetiap wilayah, tidak terkecuali di wilayah Jakarta Selatan. BNN Kota Jakarta Selatan bekerjasama dengan pemerintah kota melalui Sudin Kesehatan Kota Jakarta Selatan berkumpul bersama pada rapat kerja pemetaan, Jumat (21/10). Rapat yang diadakan di ruang pertemuan Puskesmas Kecamatan Kebayoran Lama dihadiri oleh perwakilan dari Puskesmas tingkat Kecamatan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Rumah Sakit Umum Kecamatn (RSUK), Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM), Komisi Penanggulangan AIDS dan Sudin - Sudin terkait di wilayah kota Jakarta Selatan. Jakarta Selatan sebagai salah satu kota yang padat penduduk rentan terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba, sehingga diperlukan upaya preventif dan sinergitas antar instansi untuk mengatasinya. Sinergitas antara BNN dengan unit - unit pelayanan kesehatan ini dibahas dalam rapat kerja yang dipimpin oleh Kepala BNN Kota Jakarta Selatan dr. Amrita Devi, Sp.Kj, M.Si, "dalam mengatasi para korban penyalahguna narkoba, BNN tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari berbagai pihak", tuturnya.

Pada kesempatan ini Amrita mengharapkan kerjasama yang berkesinambungan dan bersifat jangka panjang kepada Sudinkes Kota Jakarta Selatan dan semua peserta yang hadir. BNN dengan program rehabilitasinya dapat menggandeng LRKM diwilayahnya dan juga menjangkau masyarakat untuk melaporkan diri mereka secara sukarela ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). IPWL di Jakarta Selatan bertempat di RS. Fatmawati dan RSUK Kecamatan Tebet, masyarakat juga dapat langsung datang untuk mendapatkan layanan rehabilitasi ke BNN Kota Jakarta Selatan. Setelah dilakukan asesmen nantinya akan direkomendasikan apakah pecandu tersebut akan mengikuti program rehabilitasi rawat jalan di klinik Swastinara BNN Kota Jakarta Selatan ataukah harus mengikuti program rehabilitasi rawat inap di lembaga rehabilitasi milik BNN dan di LRKM yang telah bekerjasama dengan BNN. Dalam upaya memberikan pengobatan kepada para pecandu dan penyalahguna narkoba, masyarakat dapat mendatangi IPWL dan ke Puskesmas Kecamatan terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Jika puskesmas tersebut tidak memiliki sarana yang dibutuhkan maka selanjutnya masyarakat dapat diarahkan ke BNN untuk mendapatkan pelayanan konseling dan rehabilitasi.

Menurut drg. Fatmiaty selaku perwakilan Kasudinkes Jakarta Selatan, semua puskesmas di 10 (sepuluh) Kecamatan melakukan kegiatan pencegahan bahaya narkoba di lingkungan masyarakat dan di lingkungan sekolah. Puskesmas juga memiliki program pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba, seperti penyakit menular yang berbahaya dan HIV AIDS. Harm Reduction dilakukan dengan tujuan dapat menurunkan dampak buruk penggunaan zat dan mengurangi penularan penyakit dengan program pertukaran jarum suntik steril. Penyakit yang timbul karena penyalahgunaan narkoba selain berakibat buruk pada fisik dan psikologis, juga menimbulkan efek negatif yang berimbas pada lingkungan sosialnya. Dengan keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana kesehatan yang tersedia, Fatmiaty berharap sinergitas antara BNN Kota Jakarta Selatan dengan unit - unit kesehatan dalam menangani masalah penyalahgunaan narkoba dapat dilakukan secara bersama - sama. Pelayanan dan penanganan yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan beriringan dan maksimal sehingga dapat menurunkan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Kota Jakarta Selatan. (wan)

Foto lainnya :



Share:

0 komentar:

Post a Comment

Translate

Featured Post

Pemeriksaan Urine di SMAN 70 Jakarta

Senin (16/10) BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Tes Urine di beberapa lokasi. Kegia...

Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Contact Form

Name

Email *

Message *

Total Pengunjung