Thursday, March 9, 2017

Pemusnahan Barang Bukti Kedua Oleh BNN



Jakarta,- BNN melakukan pemusnahan barang bukti untuk yang kedua kalinya di tahun 2017 yang berupa sabu dan ekstasi. Pemusnahan barang bukti dilaksanakan pada hari Kamis (9/3) di Parkiran Kantor BNN, Cawang. Barang bukti yang akan dimusnahkan adalah berupa sabu  dengan total seberat 40.573,5 gram dan ekstasi sebanyak 44.387 butir. Barang bukti ini didapatkan oleh BNN melalui empat kasus yang berbeda.

Kasus yang pertama adalah pengungkapan kiriman ekstasi dari Jerman. Kasus ini merupakan kerja sama antara pihak Bea dan Cukai Pasar Baru dengan BNN. Awalnya, pada tanggal 19 Agustus 2016, pihak Bea dan Cukai mendapatkan barang tersebut berupa paket kotak makanan yang di dalamnya berisi ekstasi sebanyak 49.447 butir. Kemudian BNN dan Bea Cukai melakukan controlled delivery namun tidak membuahkan hasil, sehingga barang bukti ini dinyatakan sebagai lost and found.

Kasus kedua, BNN melakukan penangkapan terhadap tersangka MA yang merupakan nahkoda kapal di perairan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada hari Kamis (2/2). Tersangka tertangkap dengan barang bukti sabu seberat 13.592,5 gram. Rencananya, barang ini akan diserahkan ke SBK.  Kemudian, tim BNN berusaha menangkap SBK di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. Namun, SBK berusaha melarikan diri dan melawan petugas yang akhirnya dilumpuhkan oleh petugas. Sayangnya, SBK tewas saat perjalanan menuju rumah sakit.

Kasus ketiga adalah peredaran sabu 20 Kg dari Malaysia yang dikendalikan dari Rutan. Kasus ini terungkap pada hari Sabtu (4/2), BNN bersama dengan BNNP Kalimantan Barat dan Kanwil Direktoran Bea Cukai Bag. Kalimantan Barat, mengamankan 6 orang tersangka bersama barang bukti sabu sebanyak 20.100 gram yang berasal dari Malaysia. Petugas telah mengamankan tersangka dengan nama BW alisa Planet dan HEN sebagai pihak yang membawa sabu ini di dalam mobil. Kemudian, tersangka GV dan NOT sebagai pihak yang akan menerima barang. Setelah dilakukan pemeriksaan kepada 4 orang tersebut, didapatkan informasi bahwa 4 orang tersebut dikendalikan oleh 2 orang yaitu DD dan SAP yang merupakan penghuni Rutan Kelas II.A, Pontianak.

Kasus keempat merupakan hasil tangkapan dari BNN Kota Jakarta Timur. Di dalam kasus ini, BNN Kota Jakarta Timur berhasil menangkap HWY di sebuah rumah kos di daerah Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur pada hari Jumat (24/2). Petugas menemukan barang bukti Sabu seberat 6.943,23 Gram.

Dari total keseluruhan barang bukti yang disita dalam 4 kasus tersebut, Sabu seberat 40.635,73 Gram ini disisihkan untuk keperluan Lab seberat 62,23 Gram. Sehingga, barang bukti sabu yang akan dimusnahkan seberat 40.573,5 Gram. Selain itu, total barang bukti ekstasi sebanyak 49.447 butir, disisihkan untuk keperluan lab sebanyak 10 butir, iptek 50 butir dan kebutuhan diklat sebanyak 5.000 butir. Sehingga sisa barang bukti yang akan dimusnahkan sebanyak 44.387 butir.














Share:

0 komentar:

Post a Comment

Translate

Featured Post

Pemeriksaan Urine di SMAN 3 Jakarta

Selasa (17/10) BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan kegiatan Pemeriksaan Tes Urine di beberapa lokasi. Kegi...

Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Contact Form

Name

Email *

Message *

Total Pengunjung