Thursday, March 2, 2017

RAPAT KERJA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ANTI NARKOBA BERSAMA LINGKUNGAN PEMERINTAHAN


Jakarta - Rabu, 1 Maret 2017 Pukul 08.00 - 16.00 WIB Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Jakarta Timur menyelenggarakan Rapat Kerja Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba bersama Lingkungan Pemerintahan di Hotel HS Santika Taman Mini Indonesia Indah yang dihadiri oleh Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Pol. Drs. Johny Pol Latupeirissa, SH yang juga sebagai Pembuka dari Acara Rapat tersebut, Sekretaris Kota Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, Djayadi, SH., M.Si sebagai perwakilan dari Walikota Jakarta Timur yang berhalangan hadir, Kepala BNN Kota Jakarta Timur, AKBP Mohammad Nasrun M. SH., MH dan dengan peserta rapat terdiri dari  Perwakilan Disbintalad, Ditpalad, PT Transportasi Jakarta, DAMRI Pusat, Sudin Pendidikan Wilayah 1 dan 2 Jakarta Timur, Sudin Kesehatan Jaktim, Camat dan Lurah di Wilayah Jakarta Timur.



Dalam Kata Sambutan Pertamanya Sekretaris Kota Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur, Djayadi, SH, M.Si mengatakan bahwa Dalam memerangi Narkoba kita tidak boleh mengandalkan BNN saja tetapi semua masyarakat harus turut berpartisipasi dalam memberantas Peredaran gelap dan Penyalahgunaan Narkoba dengan diawali dari lingkungan keluarga dan lingkungan kerja.

Kepala BNNP DKI Jakarta Brigjen Pol. Drs. Johny Pol Latupeirissa, SH mengharapkan agar dapat terciptanya keselarasan / adanya sinkronisasi dalam menyusun kegiatan di lingkungan Instansi Pemerintahan dengan BNN dalam bidang Pemberdayaan Masyarakat agar terciptanya Lingkungan Kerja yang terbebas dari Narkoba. Diakhir sambutannya Kepala BNNP DKI Jakarta dengan Resmi membuka acara Rapat Kerja tersebut dengan Resmi.

Pada Raker ini Kepala BNNK Jakarta Timur sebagai Narasumber pertama memberikan Paparan tentang Bahaya dari Penyalahgunaan Narkoba. Narasumber kedua Direktur Peran Serta Masyarakat ibu Sinta Dame Simanjuntak, MA memberikan penjelasan secara lengkap maksud dan tujuan dari Raker ini 
1. Mengajak seluruh peserta untuk peduli terhadap permasalahan narkoba dilingkungan Kerja 
2. Mensinergikan program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di lingkungan Instansi Pemerintahan 
3. Memetakan calon penggiat anti narkoba yang akan dibekali untuk kapasitas P4GN
4. Mewujudkan kepedulian untuk berperan aktif dalam membangun lingkungan Kerja bersih dari penyalahgunaan narkoba.


dan Narasumber ketiga Bapak Sudirman menjelaskan tentang Prioritas Nasional RKP 2017 tentang stabilitas keamanan dan ketertiban. Dalam kenyataannya ada beberapa hambatan saat koorsinasi Pencegahan Narkoba di instansi.
1. Pihak Instansi terkadang tidak menyambut baik BNN karena merasa tidak menjadi tanggung jawab instansi dalam mendukung program Pencegahan Narkoba di lingkungan Kerja, ada beberapa instansi yang belum merespon Surat permohonan Audiensi 
2. Masih lambannya proses respon yang diberikan instansi dalam melaksanakan _Action Plan_ terkait dengan birokrasi utk memperoleh dukungan petinggi di instansi tersebut. Akhirnya Kolaborasi tidak Optimal.

Diakhir kegiatan Kasie P2M Anton S Siagian. SH menjelaskan bahwa setelah Raker ini akan ada giat lanjutan bagi instansi pemerintahan dalam pembentukan kader anti narkoba dan TOT  #Stopnarkoba #Ke2janyata 

BU/HUMAS/011/III/2017/BNNK-JAKTIM

Foto Lainnya :








 BU/HUMAS/011/III/2017/BNNK-Jaktim





Share:

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive

Powered by Blogger.

Blog Archive

Total Pengunjung