Kegiatan Operasi di Rumah Susun Cipinang Besar Selatan Kec.Jatinegara Jakarta Timur

Kamis 23 November 2017, Bidang Pemberantasan BNNP DKI Jakarta melakukan kegiatan Operasi di Rumah Susun Cipinang Besar Selatan Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur, hari Kamis tanggal 23 November 2017 pukul 13.00 WIB s.d 18.00 WIB.

Pelaksaan Asesmen Terpadu Tersangka Penyalahguna Narkotika

Senin 27 November 2017, Pelaksanaan Asesmen Terpadu Tersangka Penyalahguna Narkotika terkait masalah dari Polres Metro Jakarta Barat oleh Tim Medis dan Hukum (Tim Asesmen Terpadu) BNNP DKI Jakarta.

Sosialisasi Keliling Menggunakan Mobil Sosialisasi Merah di Kawasan Blok M

Jumat 24 November 2017 Penyuluh Narkoba Untung Subagio dan Linda Susanti bersama-sama dengan masyarakat yang berjualan disekitar Masjid Al Azhar Jakarta Selatan merakit tissue box untuk dibagikan kepada pelajar, mahasiswa maupun kepada penjual makanan dan juga berinteraksi kepada mereka tentang informasi-informasi terkait bahaya Narkoba.

Pemeriksaan Urine di Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur.

Senin 27 November 2017 BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin bagi pegawai Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Umum BNNP DKI Jakarta, Joko Purnomo, S.Kom, M.M, M.Si.

Pemeriksaan Urine Bagi Pegawai Inspektorat Provinsi DKI Jakarta

Senin 27 November 2017 BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin bagi pegawai Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DKI Jakarta, Khrisna Anggara, SH, M.Si.

Pemeriksaan Urin di Kecamatan Cengkareng Jakarta Timur

Kamis 23 November 2017 BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin bagi pegawai Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabag Umum BNNP DKI Jakarta, Joko Purnomo, S.Kom, M.M, M.Si.

Friday, November 17, 2017

Sosialisasi P4GN di SDN Kenari 05 Jakarta

BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pencegahan mengadakan kegiatan Sosialisasi P4GN di SD N Kenari 05 Jakarta pada Hari Jumat, 17 November 2017. Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Sekolah SD N Kenari 05. Peserta dalam kegiatan ini adalah orang tua murid dari siswa-siswi SD N Kenari 05 sejumlah 80 orang. Di dalam arahannya, beliau menyampaikan kepada para orang tua murid, bahwa para pelajar khususnya di SD N Kenari 05 merupakan generasi emas yang merupakan penerus bangsa. Tapi tak jarang ada banyak sekali ancaman – ancaman yang membahayakan serta merusak moral dari generasi suatu bangsa seperti: pergaulan bebas, narkoba, pornografi. Tentunya hal ini akan berakhir pada hancurnya atau rusaknya moral dari suatu negara. Apa yang akan terjadi bangsa ini di masa yang akan datang  jika para generasi mudanya tidak peduli atau cenderung bersikap apatis serta terjebak dalam kehancuran moral. Maka dari itu melalui sosialisasi P4GN ini, Pihaknya berharap agar peserta didiknya dapat mengetahui bahaya narkoba sekaligus bisa menghindari dari penyalahgunaan narkoba. Beliau juga berpesan agar selama kegiatan sosiolasi ini, para peserta untuk serius memperhatikan materi yang disampaikan dari BNNP DKI Jakarta.

Sementara itu, Kabid P2M BNNP DKi Jakarta, Khrisna Anggara selaku narasumber dalam paparannya menyampaikan kepada peserta untuk mencegah dan menghindari penyalahgunaan narkoba. Walaupun menurutnya, narkoba pada dasarnya adalah diperbolehkan jika dipergunakan untuk pengobatan dan dengan pengawasan dokter. Dalam kesempatan ini, Khrisna menjelaskan tentang kondisi Indonesia yang sedang mengalami darurat narkoba dengan sudut pandang orang tua. 

Selama kegiatan ini, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan seputar bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada Narasumber. Diharapkan melalui sosialisasi ini, para orang tua murid dapat memacu sikap dan perilaku hidup sehat dan menolak narkoba serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Serta dapat lebih mengawasi jajanan yang dikonsumsi oleh para anak-anaknya.




Share:

Sosialisasi Pencegahan Dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Di SMA N 63 Jakarta

BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pencegahan mengadakan kegiatan Sosialisasi P4GN di SMA Negeri 63 jakarta pada Hari Kamis, 16 November 2017. Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA N 63, Siti Runiah. Peserta dalam kegiatan ini adalah perwakilan pelajar dari seluruh kelas, dengan total peserta 80 orang. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa para pelajar khususnya di SMA N 63 Jakarta merupakan generasi emas yang merupakan penerus bangsa. Tapi tak jarang ada banyak sekali ancaman – ancaman yang membahayakan serta merusak moral dari generasi suatu bangsa seperti: pergaulan bebas, narkoba, pornografi. Tentunya hal ini akan berakhir pada hancurnya atau rusaknya moral dari suatu negara. Apa yang akan terjadi bangsa ini di masa yang akan datang  jika para generasi mudanya tidak peduli atau cenderung bersikap apatis serta terjebak dalam kehancuran moral. Maka dari itu melalui sosialisasi P4GN ini, Pihaknya berharap agar peserta didiknya dapat mengetahui bahaya narkoba sekaligus bisa menghindari dari penyalahgunaan narkoba. Beliau juga berpesan agar selama kegiatan sosilasi ini, para peserta untuk serius memperhatikan materi yang disampaikan dari BNNP DKI Jakarta.

Sementara itu, Kasi P2M BNNK Jakarta Selatan, Sukamto Widodo selaku narasumber dalam paparannya menyampaikan kepada pelajar untuk mencegah dan menghindari penyalahgunaan narkoba. Walaupun menurutnya, narkoba pada dasarnya adalah diperbolehkan jika dipergunakan untuk pengobatan dan dengan pengawasan dokter. Dalam kesempatan ini, Sukamto menjelaskan tentang kondisi Indonesia yang sedang mengalami darurat narkoba dengan sudut pandang pelajar. Sukamto juga membahas sekilas tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja terutama di SMA yakni tawuran, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan obat-obatan. 

Selama kegiatan ini, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan seputar bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada Narasumber. Bahkan dari para guru memberikan testimony berkenaan ada keterkaitan kenakalan pelajar SMA yang disebabkan karena penyalahgunaanobat-obatan yang digunakan sebelum melakukan tawuran, dengan alasan untuk menghilangkan rasa takut..Diharapkan melalui sosialisasi ini, para pelajar dapat memacu sikap dan perilaku hidup sehat dan menolak narkoba serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.






Share:

Sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Di SMK N 53 Jakarta

BNNP DKI Jakarta melalui Seksi Pencegahan mengadakan kegiatan Sosialisasi P4GN di SMK Negeri 53 jakarta pada Hari Kamis, 16 November 2017. Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Sekolah SMKN 53, Widodo, S.Pd. Peserta dalam kegiatan ini adalah perwakilan pelajar dari seluruh kelas, dengan total peserta 80 orang. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa para pelajar khususnya di SMKN 53 Jakarta merupakan generasi emas yang merupakan penerus bangsa. Tapi tak jarang ada banyak sekali ancaman – ancaman yang membahayakan serta merusak moral dari generasi suatu bangsa seperti: pergaulan bebas, narkoba,

pornografi. Tentunya hal ini akan berakhir pada hancurnya atau rusaknya moral dari suatu negara. Apa yang akan terjadi bangsa ini di masa yang akan datang  jika para generasi mudanya tidak peduli atau cenderung bersikap apatis serta terjebak dalam kehancuran moral. Maka dari itu melalui sosialisasi P4GN ini, Pihaknya berharap agar peserta didiknya dapat mengetahui bahaya narkoba sekaligus bisa menghindari dari penyalahgunaan narkoba. Beliau juga berpesan agar selama kegiatan sosilasi ini, para peserta untuk serius memperhatikan materi yang disampaikan dari BNNP DKI Jakarta.

Sementara itu, mewakili Kepala BNNP DKI Jakarta, Kepala Seksi Pencegahan BNNP DKI Jakarta, Sayyid Aranjaya dalam pembukaannya menyampaikan kepada pelajar untuk mencegah dan menghindari penyalahgunaan narkoba. Walaupun menurutnya, narkoba pada dasarnya adalah diperbolehkan jika dipergunakan untuk pengobatan dan dengan pengawasan dokter. Adapun tema materi yang disampaikan dalam sosialisasi ini adalah Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda dan Pencegahannya, dengan narasumber Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Sie Pencegahan BNNP DKI Jakarta, Afib Rizal. Dalam kesempatan ini, Afib menjelaskan tentang kondisi Indonesia yang sedang mengalami darurat narkoba dengan sudut pandang pelajar. Afib juga membahas sekilas tentang bentuk-bentuk kenakalan remaja terutama di SMK yakni tawuran, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan obat-obatan. 

Selama kegiatan ini, para peserta terlihat antusias dalam mengikuti sosialisasi ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan seputar bahaya penyalahgunaan Narkoba kepada Narasumber. Bahkan dari para guru memberikan testimony berkenaan ada keterkaitan kenakalan pelajar SMK yang disebabkan karena penyalahgunaanobat-obatan yang digunakan sebelum melakukan tawuran, dengan alasan untuk menghilangkan rasa takut..Diharapkan melalui sosialisasi ini, para pelajar dapat memacu sikap dan perilaku hidup sehat dan menolak narkoba serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.






Share:

Pemeriksaan Urin Bagi Karyawan PT. Angkasa Pura Support


Jumat (17/11) BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin bagi Karyawan PT. Angkasa Pura Support, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kabid Rehabilitasi BNNP DKI Jakarta, dr.Wahyu Wulandari, M.Si
 
Pelaksanaan pemeriksaan tes urine ini merupakan implementasi pemberian dana hibah dari BAKESBANGPOL Pemprov DKI Jakarta T.A. 2017. Rencananya pelaksanaan pemeriksaan tes urin ini akan dilaksanakan kepada 120 lokasi yang terdiri dari SKPD Pemprov DKI Jakarta, Kecamatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan beberapa sekolah di wilayah DKI Jakarta. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen Gubernur DKI Jakarta dan BNNP DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan SKPD, lingkungan pendidikan di wilayah DKI Jakarta bersih dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Share:

Pemeriksaan Urin Bagi Pelajar SMK Negeri 24 Jakarta Timur


Jumat (17/11) BNNP DKI Jakarta melaksanakan kegiatan Tes Urin bagi Pelajar SMK Negeri 24 Jakarta Timur, pelaksanaan kegiatan tersebut dipimpin oleh Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNNP DKI Jakarta, Engkos Kosidin, S.Sos.
 
Pelaksanaan pemeriksaan tes urine ini merupakan implementasi pemberian dana hibah dari BAKESBANGPOL Pemprov DKI Jakarta T.A. 2017. Rencananya pelaksanaan pemeriksaan tes urin ini akan dilaksanakan kepada 120 lokasi yang terdiri dari SKPD Pemprov DKI Jakarta, Kecamatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan beberapa sekolah di wilayah DKI Jakarta. Hal ini juga sebagai bentuk komitmen Gubernur DKI Jakarta dan BNNP DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan SKPD, lingkungan pendidikan di wilayah DKI Jakarta bersih dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Share:

Translate

Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Contact Form

Name

Email *

Message *

Total Pengunjung