Thursday, October 18, 2018

Awasi Siswa Dari Narkoba, Guru BK SMPN 231 Terapkan Metode Komunikasi Teman Sebaya

Pada hari Kamis, 18 Oktober 2018 tim Seksi Pencegahan BNNP DKI Jakarta melakukan Rapat Monitoring dan Evaluasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di SMPN 231 Jakarta. Kegiatan ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana kepedulian Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan dalam melaksanakan program pencegahan Narkoba. Kedatangan tim disambut oleh Bapak Edi selaku Wakil Kesiswaan dan Ibu Yeni Fauziah serta Ibu Kartini selaku Guru BK

Disampaikan oleh Bapak Edi, bahwa permasalahan Narkoba sangat rawan menjangkit siswa, hal ini tidak lepas dari pergaulan remaja yang saat ini gemar mencoba-coba hal baru. Sementara mereka tidak memiliki pengetahuan yang baik bahwa Narkoba dapat merusak otak mereka, dan akan mempengaruhi cara berpikir & konsentrasi mereka.

Melihat kondisi lingkungan sekolah yang berada di Zona Merah, Guru BK berupaya menjalin komunikasi seperti teman sebaya kepada seluruh siswa. Sehingga mereka tidak ragu bercerita terkait persoalan mereka, serta mau melaporkan bila terdapat indikasi penyalahgunaan di lingkungan teman-temannya. Melalui langkah ini, Guru BK berhasil mengidentidikasi penyalahgunaan Narkoba oleh beberapa peserta didik. Penanganan terhadap peserta didik yang menjadi korban barang haram tersebut, patut diberikan apresiasi. Sekolah tetap menjatuhkan hukuman (poin pelanggaran) sesuai Tata Tertib yang berlaku, namun juga dilakukan pendampingan kepada yang bersangkutan & orangtua siswa tersebut. Menurut Ibu Yeni, dengan mengeluarkan anak tersebut dari sekolah, tidak akan memberikan solusi bagi masa depan sang anak. Oleh sebab itu, penanganan masalah Narkoba khususnya bagi remaja SMP harus dengan langkah yang humanis, yaitu bimbingan dan pembinaan.

Pihak sekolah mengatakan memiliki keterbatasan dalam hal sosialisasi bahaya Narkoba. Penyebarluasan informasi terkait Narkoba pernah dilakukan saat apel oleh pihak Polres setempat, namun kurang detail. Mengatasi hal ini, Guru BK mengajak peran siswa yang terindikasi coba Zat Adiktif untuk membuat Mading Sekolah terkait Bahaya Narkotika dan Rokok Elektrik. Dengan adanya tugas seperti ini, diharapkan mereka dapat menyadari bahayanya dan tidak akan mencoba menggunakannya lagi.

Kerawanan Lingkungan Sekolah, dan Kewaspadaan Tim Wakil Kesiswaan SMPN 231 Jakarta akan ditindak lanjuti dengan mengundang pihak BNNP DKI Jakarta untuk melakukan sosialisasi dan deteksi dini melalui tes urin kepada sample siswa dalam waktu dekat.


Dokumentasi :

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Featured Post

Zona Integritas

- Humas BNNP DKI Jakarta -. Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Total Pengunjung