Thursday, October 4, 2018

Cegah Narkoba Di Sekolah, Guru BK SMK Teladan Aktif Ajak Kerjasama BNN

Menjadikan lingkungan sekolah bebas dari Narkoba merupakan sebuah hal yang harus diwujudkan, namun itu takkan terwujud tanpa kerjasama antar pemangku kepentingan. Hal ini sangat disadari oleh Ibu Ida yang merupakan Relawan Anti Narkoba dan Guru BK di SMK Teladan, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Gayung bersambut, pada Kamis 4 Oktober 2018, Tim Seksi Pencegahan yang dipimpin Kabid P2M Khrisna Anggara, Kasi Pencegahan Sayyid Aranjaya serta Penyuluh Narkoba Untung Subagio dan Linda Susanti mengunjungi sekolah dalam rangka monitoring dan evaluasi rencana aksi yang disusun oleh Guru BK SMK Teladan pasca Pembekalan P4GN yang diikuti perwakilan sekolah pada September 2017.

Dalam diskusi ini, Guru BK memberikan informasi bahwa linkungan sekolah termasuk lingkungan yang rawan. Baru-baru ini terjadi Kasus tawuran antar pelajar sekolah Teladan dan pelajar sekolah lain. Hal ini yang mengakibatkan guru-guru SMK Teladan harus secara intensif melakukan pendekatan pada siswa yang terlibat kasus tersebut, karena dikhawatirkan adanya indikasi penyalahgunaan Narkoba pada siswa yang ikut tawuran.

Oleh karenanya selain dengan BNN, pihak sekolah juga bekerjasama dengan Puskesmas untuk memberikan screening kepada muridnya dalam hal tes kesehatan secara berkala. Puskesmas Pasar Minggu yang menjadi mitra dari SMK Teladan juga mendeteksi anak-anak sekolah lain yang mempunyai pergaulan bebas, Narkoba dan HIV AIDS.

Menyinggung permasalahan Narkoba, pihak sekolah menanyakan hal mengenai prosedur dalam pelaksanaan tes urin, Kabid P2M BNNP DKI Jakarta menjelaskan bahwa prosedur pelaksanaan tes urin jika sifatnya urgensi atau pihak sekolah mencurigai siswa yang mempunyai indikasi menyalahgunakan Narkoba, bisa dibawa langsung ke kantor BNNP DKI Jakarta untuk dilakukan tes urin dan asessement. Hal tersebut sebagai salah satu cara pencegahan yang dipandang efektif. Namun demikian, sekolah perlu untuk melaksanakan kampanye anti Narkoba secara mandiri.

Menanggapi hal tersebut, salah satu upaya sekolah dalam mendukung upaya pencegahan adalah melaksanakan event seperti MPLS yang mengundang pihak BNN untuk memberikan penyuluhan/ sosialisasi kepada siswa baru supaya mempunyai sikap menolak terhadap Narkoba. Namun kendala yg dihadapi oleh sekolah adalah kesulitan untuk mendeteksi seperti apa ciri-ciri anak yang terindikasi Narkoba. Oleh karenanya pihak sekolah juga ingin diberikan pembekalan kepada guru-guru tersebut agar mempunyai kemampuan dalam hal mendeteksi anak yang menyalahgunaka  Narkoba.

Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dan lingkungan sekolah bisa menerapkan hidup bersih dari penyalahgunaan Narkoba.


Dokumentasi :

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Featured Post

Pray For Lion Air JT-610

Segenap jajaran BNNP DKI Jakarta Turut Berduka Cita atas musibah jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa ...

- Humas BNNP DKI Jakarta -. Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Total Pengunjung