Monday, July 16, 2018

Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dalam Rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 93 Jakarta

Keprihatinan sekolah sebagai lembaga pendidikan terhadap maraknya kasus narkoba yang mengancam generasi mas, terwujud dengan penyelenggaraan sosialisasi bahaya narkoba bagi peserta didik. Sekitar 252 pelajar kelas X SMA Negeri 93 Jakarta mengikuti penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (16/7).

Secara garis besar Penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNNP DKI Jakarta, Esther Veronica menjelaskan tentang penggolongan, jenis, dan dampak penyalahgunaan Narkoba. Sebagai tambahan, Esther juga menyampaikan beberapa tips bagi para remaja agar terhindar dari peredaran gelap narkotika disekitarnya. Pada akhir materi penyuluhan, pemateri mengadakan kuis seputar bahaya narkoba dengan hadiah yang menarik yaitu tas dan kaos BNN. Hal ini membuat pelajar sangat antusias menjawab pertanyaan yang diberikan petugas.

Dalam kesempatan yang sama, penyuluh BNNP DKI Jakarta bersinergi dengan tim penyuluh BNN Kota Jakarta Timur menjelaskan jenis Narkoba menggunakan alat bantu (replika Narkoba). Dengan kegiatan ini diharapkan peserta MPLS SMAN 93 Jakarta memperoleh pengetahuan yang baik akan bahaya penyalahgunaan Narkoba.


Dokumentasi :

Share:

Pembinaan Teknis Menembak di Lingkungan BNNP DKI Jakarta

Dalam rangka untuk meningkatkan keterampilan latihan menembak senjata api bagi anggota khusunya Bidang Pemberantasan di lingkungan BNNP DKI Jakarta melaksanakan latihan menembak Pistol dan Senjata Api Laras Panjang yang digelar di Lapangan Tembak Perbakin, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (16/07);

Latihan menembak ini diikuti oleh 30 peserta, dilengkapi dengan Pistol jenis CZ07 serta Laras Panjang jenis 12 GA. Latihan menembak yang diselenggarakan ini merupakan bagian dari Program Kerja BNNP DKI Jakarta TA. 2018.

Latihan ini melibatkan anggota BNNP DKI Jakarta, BNNK Jakarta Timur, BNNK Jakarta Selatan, BNNK Jakarta Utara, Bidang Logistik BNN, dan PERBAKIN. 

Tujuan dari latihan menembak senjata api dalam latihan menembak ini anggota diharapkan dapat memahami tehnik dan taktik menembak serta karakteristik Pistol jenis CZ07 serta Laras Panjang jenis 12 GA. Meningkatkan kemampuan menembak senjata laras panjang dan pistol untuk tingkat perorangan sesuai petunjuk-petunjuk serta ketentuan dalam latihan standar menembak yang berlaku.


Share:

Gelorakan Semangat Asian Games, Para Pelajar Menolak Narkoba


Memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berdekatan dengan penyelenggaraan Asian Games maka sudah sewajarnya jika momentum ini dipergunakan oleh para siswa baru untuk menggelorakan semangat Asian Games dengan cara menolak penyalahgunaan Narkoba. Himbauan ini disampaikan oleh penyuluh Narkoba Ahli Pertama BNNP DKI Jakarta, Afib Rizal dihadapan para siswa baru SMA Negeri 3 Jakarta dalam acara sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba dan upaya pencegahannya pada hari Senin, 16 Juli 2018.

Dalam kesempatan ini, Afib berpesan kepada para siswa untuk menjaga dirinya dari penyalahgunaan Narkoba. “Semangat juara Asian Games harus menular kepada para siswa. Memang bukan juara dalam olahraga, tetapi minimal berprestasi dalam pendidikan. Tentu saja langkah awalnya dimulai dengan menjauhkan diri dari penyalahgunaan Narkoba”, ungkap Afib.

Senada dengan Afib, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Jakarta, Dra. Ratna Budiarti, M. Biomed menyampaikan harapannya kepada  para siswa baru karena ditangan merekalah generasi emas bangsa dipertaruhkan. Menurutnya, semangat Asian Games harus ada dalam diri setiap siswa SMA Negeri 3.

"Sudah barang tentu ini harus menjadi energi bagi kita semua untuk menggerakkan emosi, semangat, dukungan, dan harapan bagi seluruh rakyat Indonesia. Bagaimana masyarakat Indonesia mulai selalu mengerti dan mendukung Asian Games," kata Ratna.

Lebih lanjut dalam sosialisasi ini, Afib menekankan supaya para pelajar membentengi dirinya dari penyalahgunaan Narkoba. Upaya awalnya adalah dengan mendekatkan diri kepada Tuhan, Orang tua, serta aktif dalam kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler sekolah. Di Akhir paparannya, Afib berpesan untuk memupuk mental juara kepada para siswa dengan semangat “Juara tanpa Narkoba”.
Share:

Sosialisasi Bahaya Narkoba di MPLS SMA Yadika 2


Tahun ajaran baru sekolah di tahun 2018 diawali dengan program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa-siswi baru selama tiga hari, 16-18 Juli 2018. Selain untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan dapat berinteraksi antar siswa baru, para siswa baru juga perlu dibekali informasi tentang pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba. Bertempat di SMA Yadika 2, Jl. Kamal Raya No. 42, Jakarta Barat, BNNP DKI Jakarta memberikan penyuluhan pada kegiatan MPLS yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2018 pukul 10.00 WIB - selesai.

Penyuluh Seksi Pencegahan menjelaskan tentang jenis-jenis dan dampak narkoba bagi kesehatan, serta membagikan kiat-kiat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba kepada 165 orang siswa-siswi baru kelas 10. Berbagai pertanyaan juga diajukan para siswa kepada Narasumber BNNP DKI Jakarta. Dengan kegiatan penyebarluasan informasi pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba ini, diharapkan dapat meningkatkan daya tangkal para siswa-siswi baru terhadap bahaya narkoba.

Share:

Sosialisai P4GN dalam Kegiatan MPSL SMA Triguna Jakarta

Senin, 16 Juli 2018 dalam rangka mengkampanyekan STOP NARKOBA di lingkungan pelajar, BNNP DKI Jakarta melakukan kegiatan sosialisasi pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada pelajar dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPSL) Tahun pelajaran 2018/2019. Kegiatan ini diikuti oleh 143 siswa/siswi baru SMA Triguna Jakarta.

Penyuluh Narkoba BNNP DKI Jakarta Anna Oktavia Saragih, S.Sos memberikan pembekalan materi tentang bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan generasi Muda, dan mengajak para siswa/siswi untuk ikut mengkampanyekan hidup sehat tanpa narkoba di lingkungannya masing masing. 

Dokumentasi :

Share:

Bimbingan Teknis Bagi Masyarakat Kawasan Rawan Narkoba Pada Wilayah Perkotaan (Hari Pertama)

Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi DKI Jakarta memberdayakan Masyarakat di Kawasan Rawan Dengan Keterampilan. 

Sebanyak 15 (lima belas) warga Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat mendapatkan pelatihan keterampilan yang difasilitasi oleh Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi DKI Jakarta, Senin (16/7), bertempat di RPTRA Jaya Molek, Jakarta Pusat.

Dalam kegiatan Bimbingan Teknis Life Skill di Kawasan Rawan Narkoba ini para peserta mendapatkan pelatihan seni menempel decoupage, kerudung sulam bayang dan kerudung lukis, dengan lima instruktur yang berasal dari Persatuan Isteri Purnawirawan (PERIP).

Sekretaris Kecamatan Sawah Besar Asep Muryaman mengapresiasi kegiatan yang difasilitasi oleh BNN Provinsi DKI Jakarta ini. Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan secara kontinyu di wilayahnya. "Wilayah Sawah Besar berada di daerah rawan Narkoba, mengingat termasuk salah satu pusat hiburan malam. Selain itu banyak juga karyawan tempat hiburan malam yang tinggal di daerah ini", ujarnya. 

Kelima belas peserta merupakan perwakilan dari lima kelurahan di Kecamatan Sawah Besar, yakni Pasar Baru, Mangga Dua Selatan, Karang Anyar, Kartini, dan Gunung Sahari Utara.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan para peserta nantinya dapat memiliki keterampilan sebagai bekal bagi mereka untuk mendapatkan sumber penghasilan lain. Hal ini merupakan salah satu upaya untu menjauhkan mereka dari bisnis atau usaha yang bersinggungan dengan peredaran gelap narkoba.

Di awal kegiatan, para peserta juga mendapatkan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP DKI Jakarta Khrisna Anggara, terutama mengenai aspek rehabilitasi bagi penyalahguna dan modus peredaran gelap narkoba saat ini.




Share:

Sosialisasi Bahaya Narkoba pada acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 43 Jakarta

BNNP DKI Jakarta diwakili oleh Penyuluh Narkoba Ahli Pertama - Nanda Paramita, S.Sos menjadi Narasumber pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 43 Jakarta Senin (16/07).

Materi yang di sampaikan dengan judul "Dampak Penyalahgunaan Narkoba Pada Remaja", sosialisasi ini dibagi menjadi 2 sesi terdiri dari 108 siswa kelas X IPA dan siswa Kelas X IPS sebanyak 108 dengan jumlah 216 siswa sebagai peserta, para peserta antusias mengikuti jalannya acara dan memberikan respon yang positif. Acara ini akan menjadi kegiatan rutin tiap tahunnya di SMAN 43 Jakarta.

Maksud dan tujuan kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk upaya pencegahan dan realisasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).





Share:

Diseminasi Informasi Sosialiasasi P4GN Di SMP Kristen 4 Penabur.

Diseminasi Informasi Sosialiasasi P4GN Di SMP Kristen 4 Penabur.
Senin, 16 Juli 2018.
BNN Kota Jakarta Utara menghadiri undangan Penyuluhan P4GN  sebagai Narasumber yang diselenggarakan oleh SMP K 4 Penabur.
Kegiatan ini diawali oleh sambutan Kepala Sekolah SMPK 4 Penabur Bu Rita Wanti,  ST,  MM menyampaikan kepada siswa/i baru (kelas VII) bahwa diperhatikan dan dicermati penyuluhan Narkoba yang disampaikan oleh BNN Kota Jakarta Utara, agar dapat dipahami betapa bahayanya Narkoba yg katanya sudah menyasar ke anak2 tingkat SD.
Sebagai Narasumber BNN Kota Jakarta Utara, Fadly Saleh SKM, Dalam paparannya menyampaikan bahwa para Pengedar Narkoba atau Bandar Narkoba sekarang ini membangun strategi dalam memasarkan Narkoba dengan menggunakan anak2 sebagai perpanjangan tangan dari sindikat narkoba.
Pemaparan situasi darurat Narkoba di Indonesia , Jenis Narkoba terbaru (NPS) dan modus modus penyelundupan.
Kegiatan Sosialiasasi Diseminasi Informasi di SMPK 4 Penabur dihadiri 284 siswa/i dan para guru, pelaksanaan di Aula sekolah mulai pukul 08.00wib dan berakhir pukul 10.30wib.
#BNN Kota Jakarta Utara
#stopnarkoba
Share:

Featured Post

Zona Integritas

- Humas BNNP DKI Jakarta -. Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Total Pengunjung