Tuesday, September 18, 2018

Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Tes Urine Bagi Pegawai di Lingkungan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta

JAKARTA, BNNP DKI JAKARTA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta melakukan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Tes Urine Bagi Pegawai di Lingkungan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta di Aula Kantor Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan, Rawamangun jakarta Timur, Selasa(18/9/2018).

Kegiatan tersebut dilakukan melalui tes urin kepada Pegawai di Lingkungan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta. Ada 551 peserta yang mengikuti tes urin tersebut.

Ratusan peserta tampak antusian mengikuti tes urin yang dilaksanakan oleh BNNP DKI Jakarta. 1 diantara 551 peserta terindikasi positif Methamphethamine dan Amphethamine. Kemudian yang bersangkutan akan menjalani proses Assesment di kantor BNNP DKI Jakarta untuk selanjutnya ditindak lanjuti.


Share:

Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Tes Urine di SMP Negeri 116 Jakarta Utara

BNNP DKI Jakarta melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba melaksanakan kegiatan tes urine bertempat di SMP Negeri 116 Jakarta, Jl. Sunter Permai Raya, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (18/9). Sebanyak 600 orang siswa/siswi menjalani pemeriksaan urine tersebut. 


Dokumentasi :




Share:

Rapat Monev Relawan Anti Narkoba di SMA Angkasa 2 Jakarta

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi hasil Pembekalan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Bagi Guru Bimbingan dan Konseling di DKI Jakarta. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan di SMA Angkasa 2, pada hari Selasa, 18 September 2018.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba yang telah dilakukan dilingkungan sekolah dan hambatannya. Kepala SMA Angkasa 2, Bapak Tata Tavip, menyambut baik kedatangan tim BNNP DKI Jakarta untuk bersinergi membangun sekolah yang bersih dari penyalahgunaan Narkoba.

Dalam kesempatan yang sama, Ibu Hesti selaku guru BK yang menerima kegiatan Pembekalan P4GN oleh BNNP DKI Jakarta merasa cukup khawatir dengan kerawanan jenis-jenis narkotika baru. Beliau merasa memiliki tanggung jawab membina dan memberikan pengetahuan kepada peserta didik terkait bahaya Narkoba. Ditambahkan lagi, kebijakan P4GN SMA Angkasa 2 sangat di dukung oleh seluruh komponen sekolah, baik dari Kepala Sekolah, Wakil Kesiswaan, Guru, Yayasan Angkasa, dan Komite Sekolah. Sehingga program P4GN di lingkungan SMA Angkasa 2 sudah berjalan dengan baik. Program tersebut antara lain tata tertib terkait larangan penyalahgunaan Narkoba, sosialisasi bahaya Narkoba pada saat MPLS, tes urin bagi peserta didik baru, dan razia para siswa.

Selaku Ketua tim dan Kepala Seksi Pencegahan BNNP DKI Jakarta, Sayyid Aranjaya, mengapresiasi segala bentuk peran aktif pihak sekolah dalam upaya Pencegahan Narkoba di lingkungan sekolah. Meskipun terdapat himbauan kepada para guru agar dapat mengajak keterlibatan langsung para siswa dalam melakukan program P4GN di sekolah. Sebagai penutup, beliau juga menginformasikan bahwa BNNP DKI Jakarta memiliki layanan yang dapat dimanfaatkan pihak sekolah secara gratis. Layanan tersebut antara lain narasumber penyebarluasan informasi P4GN kepada para siswa/ orangtua murid, layanan rehabilitasi, dan layanan deteksi dini melalui tes urin.


Dokumentasi :

Share:

Monitoring dan Evaluasi P4GN di Sekolah SMA Cengkareng 1

Pada kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan oleh BNNP DKI Jakarta di SMA Cengkareng I ini terkait kegiatan yang pernah dilaksanakan pada september 2017 lalu yaitu pembekalan P4GN kepada guru BK. 

Pada kesempatan ini Penyuluh Narkoba Ahli Muda dan Pertama BNNP DKI Jakarta, Untung dan Linda menanyakan informasi kepada guru BK,  dan wakil kesiswaan  apakah sekolah sudah membentuk relawan anti narkoba dan adakah kebijakan atau peraturan tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

Wakil kesiswaan, Bapak Muhajir memberikan informasi bahwa sekolah sudah mempunyai penggiat anti Narkoba tetapi dalam hal ini belum dikukuhkan dalam surat ketetapan. Sekolah juga sudah secara mandiri memberikan sosialisasi pada saat upacara di hari senin. Sekolah juga berupaya untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba disekolah dengan melalukan razia yang dilaksanakan setiap hari. Hal ini sebagai upaya untuk mendukung program sekolah bersih dari penyalahgunaan Narkoba.

Melalui kegiatan ini di harapkan pihak sekolah terus dapat melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada anak didiknya secara mandiri dan dapat meningkatkan lagi upaya untuk mencegah peredaran Narkoba di dalam lingkungan sekolah

Dokumentasi :

Share:

Featured Post

Zona Integritas

- Humas BNNP DKI Jakarta -. Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Total Pengunjung