Thursday, September 27, 2018

Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Tes Urine di SMP Negeri 93 Jakarta Pusat

BNNP DKI Jakarta melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba melaksanakan kegiatan tes urine bertempat di SMP Negeri 93 Jakarta, Jl. Gunung Sahari Raya No. 81, Gunung Sahari, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (27/9). Sebanyak 404 orang siswa/siswi menjalani pemeriksaan urine tersebut.


Dokumentasi :

 

Share:

Pelaksanaan Asesmen Terpadu Tersangka Penyalahguna Narkotika

Pelaksanaan Asesmen Terpadu Tersangka kepada Penyalahguna Narkotika Terkait Masalah Hukum. Tersangka inisial H, C, R (laki - laki) merupakan tahanan dari Polda Metro Jaya dan tersangka inisial SD (perempuan) merupakan tahanan dari Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat. Pelaksanaan Asesmen dilakukan oleh Tim Asesmen Terpadu BNNP DKI Jakarta pada tanggal 27 September 2018 di Kantor BNNP DKI Jakarta, Gedung Nyi Ageng Serang Lantai 6, Jl. HR.Rasuna Said Kav 22C, Kuningan, Jakarta Selatan, seluruhnya dengan hasil rekomendasi Rehabilitasi Rawat Inap di Lembaga Instansi Pemerintah.


Dokumentasi :







 
Share:

Monitoring dan Evaluasi P4GN di SMK Grafika, Lebak Bulus, Jakarta Selatan

Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan Narkoba,  sebagai tindak lanjut Pembekalan P4GN yang pernah diberikan kepada kurang lebih 200 Guru Bimbingan Konseling (BK) di Tahun 2017, dimana salah satu pesertanya adalah Guru BK SMA Grafika. BNNP DKI Jakarta melaksanakan monitoring dan evaluasi yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi program pencegahan Narkoba di lingkungan sekolah beserta hambatannya.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 27 September tersebut, Tim BNNP DKI Jakarta yang terdiri dari Kasi Pencegahan Sayyid Aranjaya, Penyuluh Narkoba Untung Subagio dan Iskandar berdiskusi dengan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Bapak Wahyu dan Guru BK terkait pembentukan Relawan/ Penggiat Anti Narkoba, penyusunan kebijakan atau peraturan tentang pencegahan Narkoba di sekolah, serta merancang kegiatan-kegiatan kampanye Stop Narkoba yang melibatkan siswa.

Dari hasil monev ini, diketahui bahwa pihak sekolah secara rutin melaksanakan tes urin secara mandiri, khususnya bagi siswa baru dan yang akan mengikuti praktik kerja lapangan. Namun demikian pihak sekolah belum merekrut siswa untuk menjadi penggiat anti Narkoba. Penyebarluasan informasi bahaya narkoba masih bertumpu kepada para guru yang memanfaatkan jam pelajaran didalam kelas untuk menyisipkan materi tentang bahaya Narkoba.

Upaya para Guru BK tersebut juga didukung dengan adanya penerapan aturan berupa tata tertib yang melarang penyalahgunaan Narkoba dan sanksi bagi yang melanggar. terkait penyalahgunaan Narkoba dengan menerapkan sanksi. Selain itu juga dilakukan upaya untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba dengan melakukan razia secara mendadak dikelas-kelas. Hal ini sebagai upaya untuk mendukung program sekolah bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dan lingkungan sekolah bisa menerapkan hidup bersih dari penyalahgunaan Narkoba.


Dokumentasi :


Share:

Rapat Monev Relawan Anti Narkoba di SMAN 31 Jakarta

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Relawan Anti Narkoba merupakan rangkaian kegiatan hasil Pembekalan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Bagi Guru Bimbingan dan Konseling di DKI Jakarta. Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba yang telah dilakukan dilingkungan sekolah dan hambatannya. Pelaksanaan kegiatan kali ini dilaksanakan di SMAN 31 Jakarta, pada hari Kamis, 27 September 2018.

Tim BNNP DKI Jakarta disambut oleh Wakil Kesiswaan, Bapak Timbul, Humas, Ibu Sirna, dan 2 (dua) guru BK, Ibu Fajar dan Ibu Indriyani yang merupakan peserta program Pembekalan P4GN.

Dalam kesempatan tersebut, diketahui dari Bapak Timbul bahwa Sekolah telah berperan aktif dalam Kegiatan Pemerintah terkait pencegahan Narkoba. Diantaranya ikut serta dalam Deklarasi Anti Narkoba yang dilaksanakan oleh BPOM. Disamping itu, dalam rangka program akselerasi sekolah, tahun ajaran 2017/2018 larangan penggunaan dan peredaran Narkoba tidak hanya berlaku di dalam Tata Tertib, melainkan Orangtua Murid wajib melampirkan Surat Pernyataaan Bebas Narkoba di TTD di atas materai. Hal ini merupakan upaya bersama sekolah dan orangtua bekerjasama membimbing siswa agar jauh dari pergaulan Narkoba. Pihak sekolah juga telah menggerakan peserta didik untuk melakukan kampanye Anti Narkoba melalui media luar ruang yaitu poster di Mading dan di ruang BK sekolah.

Ibu Sirna dan Ibu Indriyani juga menyampaikan bahwa materi edukasi Bahaya Narkoba juga dilakukan baik dalam pelajaran BK, dalam upacara, bahkan dalam pelajaran Biologi. Pada MPLS tahun lalu, pengenalan bahaya Narkoba kepada peserta didik baru dibantu oleh pihak TNI, dan sebelumnya dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Dalam upaya pengawasan, sekolah juga rutin melakukan razia barang bawaan siswa. Dalam 3 (tiga) tahun terakhir barang yang biasa ditemukan biasanya sebatas korek (tanpa rokok), dan alat makeup. Sebagai tambahan, sekolah juga rutin melakukan sidak keliling lingkungan sekolah, sejauh ini dalam radius tertentu, tidak mungkin ditemukan siswa SMAN 31 menongkrong, karena mereka diperbolehkan untuk berkumpul di sekolah sampai dengan pukul 17.30 WIB.

Dengan pertemuan ini, sekolah berharap dapat bersinergi dengan BNNP DKI Jakarta terutama dalam hal sosialisasi anti Narkoba dan deteksi dini melalui tes urin kepada peserta didik.


Dokumentasi :







Share:

Asistensi Penguatan dan Pengukuhan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan dan Masyarakat

Asistensi Penguatan dan Pengukuhan Relawan Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan dan Masyarakat.
Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, 27 September 2018
Sebanyak 30 Peserta hadir dari Unsur Pendidikan dan Masyarakat di lingkungan Jakarta Utara Penyuluh dari Kementrian Agama Jakarta Utara pada Kegiatan Assistensi Penguatan dan Pengukuhan Relawan Anti Narkoba . Pembukaan Kegiatan dibuka dengan Sambutan Bapak Wakil Walikota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim S.IP,M.Si dalam sambutannya beliau sangat mendukung sekali kegiatan Asistensi Relawan Anti Narkoba dan bersinergi dengan BNN Kota Jakarta Utara .
Penguatan dan Pengukuhan Relawan Anti Narkoba melantik perwakilan dari Unsur Pendidikan yaitu dari Insitut Bisnis Kwik Kien Gie dan Unsur Masyarakat dari PKK Kota Administrasi Jakarta Utara. Penguatan Pengukuhan Relawan juga ditandai dengan pemakaian pin , penyerahan sertifikat relawan anti narkoba serta topi guna menyemangatkan para relawan untuk menyebarkan informasi dalam dukungan dan kepanjangan tangan BNN Kota Jakarta Utara.
Kegiatan Asistensi Penguatan Pengukuhan Relawan Anti Narkoba dibekali Pengetahuan Informasi P4GN oleh Tiga Narasumber yaitu Assisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Utara , Drs Abdul Khalid, yang memaparkan kondisi penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Utara.
Yang Kedua Pemaparan oleh dr Novianti Purnamasari Kasie Rehabilitasi BNNK Jakarta Utara dan Pemaparan Ketiga oleh Fika Dewi Rahmawati S.Psi mengenai Peran dan Partisipasi Relawan Anti Narkoba. Pemaparan ketiga narasumber tersebut disertai tanya jawab dan atensi para peserta yang antusias di Kegiatan Assistensi Penguatan dan Pengukuhan Relawan Anti Narkoba.
Disamping Para Relawan juga melaporkan/memberikan informasi kegiatannya di website cegah narkoba, diharapkan dengan kegiatan ini Fungsi dan Peran Relawan Anti Narkoba sebagai Penyuluh,Insiator dan Motivator memberikan informasi terkait dengan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan menciptakan lingkungan yang bersih baik tanpa Narkoba !
#stopnarkoba
#Relawan Anti Narkoba BNN Kota Jakarta Utara
Share:

Featured Post

Zona Integritas

- Humas BNNP DKI Jakarta -. Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Total Pengunjung