Tuesday, October 2, 2018

Perkuat Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, Waka Kesiswaan SMA YASPORBI Bentuk Penggiat Anti Narkoba

Penyuluh Narkoba Untung Subagio, Reinhardt dan Linda Susanti dalam rangka monitoring dan evaluasi rencana aksi yang disusun oleh Guru BK SMA YASPORBI pada saat mengikuti Pembekalan P4GN, pada hari Selasa 2 Oktober 2018 berdiskusi dengan Waka kesiswaan dan guru BK terkait pembentukan Relawan/ Penggiat Anti Narkoba, atau peraturan tentang pencegahan Narkoba di sekolah, serta merancang kegiatan-kegiatan kampanye Stop Narkoba yang melibatkan siswa.

Dalam diskusi ini, Waka Kesiswaan, Bapak Robi memberikan informasi bahwa sekolah sudah membentuk penggiat anti Narkoba dimana penggiat anti Narkoba ini diketuai oleh beliau sendiri. Tim yang bernama Polisi Siswa didalamnya beranggotakan siswa yang tergabung dalam Saka Bhayangkara dan OSIS dalam hal menjaga keamanan di SMA YASPORBI. Selain itu untuk menciptakan sekolah bersih dari penyalahgunaan Narkoba, terdapat himbauan berupa spanduk dan poster anti Narkoba. Tim juga menemukan plang himbauan tentang larangan merokok, hal ini menunjukan bahwa sekolah sudah terlibat dalam P4GN. Tim memberikan saran agar plang himbauan tentang pesan Anti Narkoba juga dapat dipasang oleh sekolah. Menanggapi hal tersebut pihak sekolah sangat menyambut baik saran dari Tim BNNP DKI Jakarta dan akan diteruskan kepada Kepala Sekolah dan Ketua Yayasan.

Dalam memperkuat pencegahan, sekolah juga telah menerapkan kebijakan atau aturan yang terkait penyalahgunaan Narkoba dengan menerapkan sanksi berupa sistem poin dimana sanksi poin yang diberikan yaitu 100 poin. Sekolah juga berupaya untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba dengan melakukan pengawasan keliling lingkungan sekitar sekolah untuk mengecek apakah ada siswa SMA YASPORBI yang nongkrong-nongkrong disekitar sekolah tersebut, razia kepada tas siswa juga dilakukan secara berkala dan mendadak dikelas-kelas. Hal ini sebagai upaya untuk mendukung program sekolah bersih dari penyalahgunaan narkoba. Upaya lain dalam hal mencegah penyalahgunaan Narkoba, sekolah juga bekerja sama dengan Polsek Tebet dan puskesmas setempat.

Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dan lingkungan sekolah bisa menerapkan hidup bersih dari penyalahgunaan Narkoba.


Dokumentasi :

Share:

Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah di PTRM Puskesmas Kecamatan Kramat Jati

Bidang Rehabilitasi BNNP DKI Jakarta melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program/Kegiatan Penguatan Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah, bertempat di PTRM Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur pada hari Selasa, 3 Oktober 2018. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi tersebut dilaksanakan oleh Kepala Seksi Penguatan Lembaga Rehabilitasi  BNNP DKI Jakarta, dr. Ruth Adrian Melany, M.Si dan dan Konselor Klinik Pratama BNNP DKI Jakarta, Rindu Agustina.

Dokumentasi :

Share:

Grup Terapi Rawat Lanjut ke satu Tahap IV

Jakarta, 2 Oktober 2018
Grup Terapi Rawat Lanjut ke satu Tahap IV yang berlangsung di Posko P4GN - Kampung Muara Bahari, Jakarta Utara. Dihadiri oleh 10 orang klien Pasca Rehabilitasi Tahap IV BNN Kota Jakarta Utara, berlangsung pada pukul 16.30 wib sampai dengan selesai. GTRL kali ini dibawakan oleh Ibu Yuanita Amelia Sari, SE., M.Si dengan tema " Motivasi Perubahan Prilaku" dengan program-program yang ada di Seksi Rehabilitasi BNN Kota Jakarta Utara. Dengan semangat dalam menjalankan program pemulihan agar mencapai tujuan pulih, produktif dan kembali ke fungsi sosial ditegaskan oleh Ibu Yuanita Amelia Sari, SE., M.Si. 
#stopnarkoba
Share:

Tanamkan Mindset Anti Narkoba, Guru BK Dampingi Siswa SMA Pusaka I Susun Makalah Cegah Narkoba

Partisipasi aktif siswa dalam melakukan upaya pencegahan merupakan salah satu strategi untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan Narkoba. Hal ini disadari oleh Relawan Anti Narkoba di SMA Pusaka I, Pondok Bambu Jakarta Timur yang dimotori Kepala Sekolah Bpk Yadi Sumyadi dan Guru BK Ibu Hana Tobing. Apalagi para relawan tersebut telah mengikuti Pembekalan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Bagi Guru Bimbingan dan Konseling di DKI Jakarta yang diprakarsai oleh BNNP DKI Jakarta.

Bagaimana para siswa terlibat dalam upaya pencegahan di SMA Pusaka 1 menjadi pokok bahasan utama saat Tim BNNP DKI melaksanakan monitoring dan evaluasi pada Selasa, 2 Oktober 2018. Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyambut baik kedatangan tim BNNP DKI Jakarta, karena erat kaitannya dengan rencana deteksi dini melalui tes urin dari pihak sekolah. Sekolah akan segera berkoordinasi dengan BNNP DKI Jakarta untuk pelaksanaan tes urin kepada sample siswa yang terindikasi menyalahgunakan Narkoba.

Selain itu, upaya pencegahan yang telah dilakukan di SMA Pusaka 1 adalah sosialisasi Narkoba pada saat MPLS, LDKS, dan upacara bekerjasama dengan pihak Kepolisian (Polsek Duren Sawit) dan TNI. Disamping itu, sosialisasi terkait materi Bahaya Narkoba juga dilakukan oleh guru BK, dimana peserta didik dilibatkan untuk membuat makalah yang akan dipresentasikan di depan kelas. Melalui penyusunan makalah tersebut, diharapkan secara tidak langsung menanamkan pemikiran anti narkoba didalam dirinya. Selain itu, upaya deteksi dini yang rutin dilakukan adalah melalui razia tas, hal ini bukan hanya untuk mencegah peredaran Narkoba saja melainkan dalam rangka pengawasan tertib kerapian & kebersihan peserta didik. Sejauh ini yang kerap ditemukan dalam razia adalah vape.

Kebijakan terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba juga telah dibuat dan disosialisasikan kepada orangtua pada waktu tahun ajaran baru. Sekolah akan tegas memberikan sanksi terberat kepada peserta didik yang didapatkan menyalahgunakan atau memiliki Narkoba. Namun demikian, apabila hal tersebut terjadi di SMA Pusaka 1, pihak sekolah akan berkoordinasi dengan BNNP DKI Jakarta untuk membantu anak tersebut masuk ke dalam program Rehabilitasi.

Dengan pertemuan ini, sekolah berharap dapat bersinergi dengan BNNP DKI Jakarta terutama dalam hal sosialisasi anti Narkoba dan deteksi dini melalui tes urin kepada peserta didik.

Selaku Ketua tim, Bapak Sayyid Aranjaya mengapresiasi segala bentuk peran aktif pihak sekolah dalam upaya Pencegahan Narkoba di lingkungan sekolah terutama dalam melibatkan peran peserta didik, dan berharap dapat konsisten dalam pelaksanaannya. Sayyid Aranjaya juga menyampaikan agar nantinya sekolah dapat melakukan pencegahan dan deteksi dini secara mandiri.


Dokumentasi :

Share:

Audiensi BNNP DKI Jakarta Dengan DPRD Mojokerto Komisi I, BNNK Mojokerto dan Kesbangpol Mojokerto

BNNP DKI Jakarta menerima audiensi dari DPRD Mojokerto Komisi I dan BNNK Mojokerto, bertempat di Gedung Nyi Ageng Serang Lt. 6, Jl. HR. Rasuna Said Kav. 22C, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (02/10/2018).

Audiensi tersebut dihadiri oleh Kabag Umum BNNP DKI Jakarta, Kasi Pascarehabilitasi Bidang Rehabilitasi BNNP DKI Jakarta, Penyuluh Narkoba Ahli Pertama Sie Pencegahan Bidang Pencegahan dan Dayamas. Turut hadir pula ketua komisi I DPRD Mojokerto beserta para anggota, Kepala BNNK Mojokerto, dan Kepala Kebangpol Mojokerto. 

Maksud dan tujuannya adalah dalam rangka tukar informasi dan referensi anggota DPRD Mojokerto komisi I terkait pencegahan Narkoba dan radikalisme di kabupaten mojokerto.


Share:

Kegiatan Seminar Rumah Damping Tahap II Pelayanan Pascarehabilitasi Intensif BNN Provinsi DKI Jakarta

Senin, 1 Oktober 2018. Kegiatan Seminar Pengembangan diri dilaksanakan di Rumah Damping, difasilitasi oleh Ns.Dindo Armaya S.Kep, dengan tema "Goal Setting" kegiatan ini bertujuan mengajak para mantan penyalahguna berfikir positif tentang tujuan hidup yang baik dan bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.




Share:

Featured Post

Zona Integritas

- Humas BNNP DKI Jakarta -. Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Total Pengunjung