Wednesday, October 24, 2018

Kegiatan Kesbangpol Tentang P4GN Bagi Relawan Anti Narkoba, Ormas serta PokMas Wilayah Jakarta Utara

Pelaksanaan Kegiatan oleh Kesbangpol tentang P4GN bagi Relawan Anti Narkoba, Ormas serta PokMas Wilayah Jakarta Utara. Bertempat di Hotel The Rizen Cisarua 23-26 Oktober 2018.
BNN Kota Jakarta Utara diundang sebagai narasumber pada kegiatan tersebut. Penyampaian materi oleh Narasumber Kepala BNNK Jakarta Utara yaitu Ibu Yuanita Amelia Sari, SE, M. Si tentang Implementasi Kebijakan P4GN di Wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara.
 
Peserta yang hadir sebanyak 80 orang terdiri dari Relawan Anti Narkoba, Ormas dan Kelompok Masyarakat, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, AKBP Yuanita Amelia Sari, SE. M.Si mengharapkan dengan diselenggarakannya kegiatan ini perlu segera dibentuk Satgas Relawan anti narkoba pada lingkungan dan Instansi/lembaga masing2 sesuai dengan Surat Edaran Menteri PAN & RB, tujuannya adalah utk menekan angka penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Setelah peserta dibekali dengan ilmu dan Informasi mengenai bahaya narkoba diharapkan mampu utk mengaplikasikan di tempatnya masing2 karena di BNNK Jakut keterbatasan SDM (sumber daya manusia).

Demikian yang disampaikan oleh Kepala BNNK Jakut pada kegiatan hari ini. 
#stopnarkoba
#cegahnarkoba
Share:

Wajibkan SKBN bagi Peserta Didik Baru, Startegi Terdepan Pencegahan Narkoba di SMK Remaja Pluit

Pada hari Rabu, 24 Oktober 2018, SMK Remaja Pluit merupakan lokasi ke 62 (enam puluh dua) Kegiatan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) BNNP DKI Jakarta Seksi Pencegahan yang di lakukan secara marathon. Kunjungan ini disambut oleh Wakil Kurikulum, Ibu Mega Yulia, M.Pd, dan Guru BK, Dra. Derita Sitorus.

Permasalahan Narkoba dan Remaja menajadi keprihatinan Pihak sekolah dan Yayasan Remaja Pluit. Hal ini disebabkan peredaran gelap Narkoba yang sulit terdeteksi pada makanan dan minuman. Sebagai orang awam, pihak sekolahpun mengakui keterbatasan dalam mendeteksi ciri-ciri penyalahguna Narkoba. Sehingga mereka menyadari dibutuhkan kerjasama dengan pihak stakeholder dalam menangani permasalahan ini.

Berdasarkan penjelasan di atas, beberapa upaya pencegahan Narkoba telah dilakukan SMK Remaja Pluit. Salah satunya adalah dengan memberlakukan persyaratan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) kepada seluruh calon peserta didik baru. Disamping itu, sebagai upaya pendukung lainnya, sosialisasi bahaya Narkoba kepada peserta didik juga diselenggarakan dengan bantuan pihak BNN RI dan BNNK Jakarta Utara pada saat MPLS.

Peran Wali Kelas, Guru BK, dan Wakil Kesiswaan merupakan peran fundamental dalam pengawasan Siswa. Setiap siswa dengan absensi yang cukup tinggi, akan mendapatkan kunjungan dari Wali Kelas. Selanjutnya kepada anak tersebut akan dilakukan konseling oleh Guru BK. Disamping itu, sekolah juga memiliki 26 CCTV yang dipasang di ruang kelas dan ruang-ruang bermain siswa. Terkait pengawasan lingkungan, setelah jam pulang sekolah, Wakil Kesiswaan bersama Pembina OSIS dan security sekolah akan mengadakan Patroli di wilayah Penjaringan. Hal ini untuk memantau dan membubarkan apabila adanya tongkrongan siswa SMK Remaja Pluit di daerah tersebut. Upaya pengawasan lainnya yang dilakukan adalah dangan rutin melaksanakan razia tas. Sejauh ini, pelanggaran yang biasa ditemukan pada saat razia tas adalah rokok dan kosmetik.

Pihak sekolah bersama Yayasan telah menyusun Tata Tertib Siswa, yang nantinya akan disosialisasikan dan dilanjutkan dengan penandatanganan Surat Pernyataan oleh Orangtua Siswa. Larangan terkait Narkoba di dalam Tata Tertib mendapatkan poin tertinggi, yaitu dikembalikan kepada Orangtua.

Hasil dari Monitoring dan Evaluasi ini ditemukan bahwa SMK Remaja Pluit sudah memiliki Kepedulian terkait Ancaman Bahaya Narkoba di Lingkungan Pendidikan. Namun dibutuhkan dorongan untuk mengajak peran aktif siswa dalam upaya pencegahan Narkoba di Lingkungan Sekolah.


Dokumentasi :

Share:

SMA PGRI 24 Bersatu Padu Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Penyalahgunaan Narkoba dan obat-obat penenang menjadi ancaman bagi pelajar saat ini. Khusus bagi obat penenang, harganya dapat terjangkau oleh pelajar. Hal tersebut disampaikan oleh Guru BK dan Humas SMA PGRI 24 Jakarta, Isrina Apriliani, kepada Kepala Seksi Pencegahan BNNP DKI Jakarta, Sayyid Aranjaya, saat melaksanakan kunjungan pada tanggal 24 Oktober 2018, dalam rangka monitoring dan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang pernah mengikuti Pembekalan P4GN bagi Guru BK di tahun 2017 lalu. Selain dengan Guru BK, tim juga berdiskusi dengan Wakil Kepala Kesiswaan, Syawal Sormin, terkait dengan upaya pencegahan yang telah dilakukan di lingkungan sekolah.

Kepada Tim Seksi Pencegahan, pihak sekolah menjelaskan bahwa seluruh komponen sekolah, termasuk siswa, berperan aktif agar lingkungannya terhindar dari bahaya penyalahgunaan Narkoba. Sekolah memiliki aturan/kebijakan berupa tata tertib yang melarang penyalahgunaan Narkoba. Selain itu, pihak sekolah rutin melakukan sosialisasi P4GN kepada siswa. Pembicara berasal dari lingkungan sekolah itu sendiri, maupun dari luar seperti dari Polsek dan Puskesmas setempat.

Upaya lainnya juga dilakukan, seperti memasang poster dan kreasi siswa yang berisi himbauan Anti Narkoba. Sidak terhadap barang bawaan atau tas pun dilakukan secara rutin. Namun demikian, pihak sekolah tetap memerlukan dukungan tes urine dari BNNP DKI Jakarta, sebagai bentuk deteksi dini dari penyalahgunaan Narkoba.


Share:

Rapat Kerja Teknis Penyelenggaraan Bimbingan Kemasyarakatan Desa Tahun Anggaran 2018

Jakarta, BNNP DKI Jakarta - Dalam rangka optimalisasi kinerja dari seluruh Satuan Kerja (Satker) BNN khususnya Bidang P2M, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bina Pemerintahan Desa Kemendagri mengadakan Rapat Kerja Teknis Penyelenggaraan Bimbingan Kemasyarakatan Desa Tahun Anggaran 2018 di Royal Kuningan Hotel Setiabudi Jakarta Selatan, Rabu (24/10/2018).

Kegiatan dilaksanakan oleh BNN dan Bina pemerintahan Kemendagri dan dihadiri oleh Kepala BNN, Dirjen Bina Pemerintahan, dan Kepala BNN Provinsi seluruh Indonesia. Kegiatan ini bertujuan mendorong adanya kebijakan, strategi dan upaya baru terkait dalam capaian kinerja pelaksanaan kegiatan di bidang pencegahan.


Share:

Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Melalui Tes Urine di SMP Negeri 63 Jakarta Barat

BNNP DKI Jakarta melalui Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba melaksanakan kegiatan tes urine bertempat di SMP Negeri 63 Jakarta, Jl. Perniagaan No. 31, Tambora, Jakarta Barat, Rabu (24/10). Sebanyak 250 orang siswa/siswi menjalani pemeriksaan urine tersebut.


Dokumentasi :






Share:

Featured Post

Zona Integritas

- Humas BNNP DKI Jakarta -. Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Total Pengunjung